Rabu, 02 Maret 2016

MUHAMMADIYAH INGIN MENGURANGI DERAJAT KETERGANTUNGAN TERHADAP PEMERINTAH.



Musyawarah Daerah (MUSDA) Muhammadiyah Pringsewu yang ke-2 ingin lebih otonom dan mandiri dalam melaksanakan program kerja, guna untuk mengurangi derajar ketergantungan terhadap Pemerintah Daerah (PEMDA).

Musda sebagai ajang internal Muhammadiyah diselenggarakan untuk mengevaluasi terhadap kinerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) belaka, menyusun program kerja untuk 5 tahun ke depan, dan memilih pimpinan daerah Pringsewu. Musda tersebut bersifat netral dan bebas dari kepentingan politik. Terkait dengan subtansi mengenai musda tahun ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) sudah memiliki 3 agenda strategis yang sangat penting untuk perjalanan Muhammadiyah ke depan. Muhammadiyah ke depan ingin menempatkan sebuah organisasi modrn yang berbasis pada perubahan zaman. Posisi Muhammadiyah di Pringsewu saat ini merupakan nomor 2 terbaik setelah Metro dari 15 PDM yang ada di Lampung. Keputusan tersebut diukur dari perkembangan amal usaha, perkembangan cabang, dan perkembangan ranting. Untuk kedepannya Muhammadiyah tidak hanya ingin meningkatkan amal usaha, namun juga meningkatkan kualitas untuk melakukan perang dalam berbangsa. Muhammadiyah banyak terkontribusi dalam amar ma'ruf namun belum mempunyai konsep dalam konteks nahi munkar. " Harapan saya musda Pringsewu yang ke-2 bisa terselenggara dengan sukses dan santun mengikuti kaidah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART)" ujar Purwansyah pada sambutannya dalam Musda ke-2 (28/02). (Emje, sinta)

Selasa, 01 Maret 2016

MUSDA MENJADI AJANG KONSOLIDASI UNTUK MEMANTAPKAN DAKWAH MUHAMMADIYAH


musda ke-2 tahun 2016 menjadi suatu ajang konsolidasi organisasi untuk lebih memantapkan dakwah Muhammadiyah.

Potensi Sumber Daya Manusia (SDM) Muhammadiyah di bidang pendidikan mampu membangkitkan Pringsewu dalam menganggarkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk mendirikan sekolah-sekolah yang ada di Pringsewu. Perbedaan pendapat orang lain menjadi kekayaan intelektual Muhammadiyah yang bisa dikelola dan menjadi kekuatan bersama. Tidak ada persiapan khusus bagi pemuda Muhammadiyah, yang jelas pemuda akan megawali kesuksesan MUSDA tahun ini, dan fokus pada seluruh penyelenggaraan MUSDA. Komposisi kepanitiaan hampir 80 % pemuda Muhammadiyah berpartisipasi dalam musda 2016. Mulai dari sekretaris, pemuda panli, pemuda musda, dan konsumsi. "Berharap 9 pleno yang terpilih nanti dan seluruh majelis itu bisa duduk bersama. Dan saya pikir ada 1 momentum strategis hari ini sambil peresmian Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) bisa menjadi dapur organisasi yang periode lalu memang kita belum punya. Ibarat orang mau memasak hari ini sudah punya dapur dan tinggal membuat menu yang nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat Pringsewu dan khususnya masyarakat Muhammadiyah" ujar Hardi Santosa selaku kepala pemuda Muhammadiyah.

Senin, 29 Februari 2016

Drumband SD,SMP,SMA dan SMK ikut memeriahkan MUSDA Muhammadiyah dan Aisiyah

Jp3.Pringsewu(29/02). Musyawarah Daerah (MUSDA) Muhammadiyah dan Aisiyah yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pringsewu JL.KH.Gholib (28/02). Sebelum acara dimulai pasukan Drum Band melakukan persiapan selama kurang lebih 1 bulan.
Pawai yang terdiri atas SD, SMP, SMA dan SMK mengikuti pawai dengan kelompok drum band masing-masing. Tak hanya pelajar, mahasiswa dan dewan guru juga ikut andil dalam pawai musda tahun ini.
Kendala fisik anak-anak yang menjadi halangan utama bagi grup drum band SMP." Harapan untuk drum band semoga lebih giat dan untuk MUSDA mudah-mudahan organisasi Muhammadiyah menjadi lebih maju" ujar Agus pelatih drum band SMP. (Nurul, Bela, ADJ)

Dra. Hj Umi Kursiati kembali terpilih menjadi ketua umum PD Aisiyah periode 2015-2020



JP3- Pringsewu(28/2/16), berbarengan dengan Musda Muhammadiyah Pringsewu, Aisiyah pun tak mau kalah untuk melaksanakan Musda Aisiyah Pringsewu yang ke 3 (28/2). Musda yang di ikuti oleh peserta Ibu-Ibu ini berjalan dengan tertib dan santun. Sehingga terpilihlah 9 nama-nama formatur. nama-nama 9 formatur sebagai berikut:

1. Dra. Hj Umi Kursiati                                    83 Suara
2. Yeni Irma Suryani S.Pd                                80 Suara
3. Dra. Roro Zunnah                                        78 Suara
4. Dra. Hj Hasniati Luthan                                74 Suara
5. Nur Umilah                                                  69 Suara
6. Nur Lailawati                                               62 Suara
7. Hj. Sri Eni Romdini                                      55 Suara
8. Hj. Surifah                                                   48 Suara
9. Amin Y. Hasanah                                         44 Suara

setelah 9 formatur di atas melakukan rapat formatur maka terpilihlah kembali sosok Ibunda yang sudah sangat berpengalaman dalam memimpin Aisiyah Pringsewu, Dra. Hj Umi Kursiati. Beliau adalah Ketua Umum Pimpinan Daerah (PD) Aisiyah Pringsewu periode 2010-2015 yang terpilih kembali pada periode 2015-2020.

Minggu, 28 Februari 2016

MUHAMMADIYAH PRINGSEWU TELAH MENENTUKAN SOSOK PEMIMPIN BARU



KETUA UMUM PD MUHAMMADIYAH PRINGSEWU 2015-2020
JP3- Pringsewu(28/2/16), setelah acara pembukaan ceremonial di laksanakan lalu di lanjutkan acara inti Musda sejak pukul 13.00 sampai dengan 21.30 WIB. Dalam acara inti nampak 27 nama calon formatur tetap Muhammadiyah yang nantinya akan di pilih sebanyak 9 formatur untuk menentukan ketua umum periode 2015-2020. berikut nama-nama 9 formatur terpilih setelah proses pemilihan oleh para musyawirin:
1. Atorriyadi, Drs. H. M.M.
2.  Giarto, M.Pd.I
3. Daim Abdul Jami', H.
4. Subagyo, S.Pd.M.M
5. Saukani, Drs. M.M
6. Muhtasor, Dr. H. M.M
7. Sugeng Purwanto, Drs. M. M.Pd
8. Kasdu M Sumeri, H.
9. Aris Munandar, Drs. M.Pd.I
setelah 9 formatur di atas melakukan rapat formatur maka terpilih lah serta di sahkan Atorriyadi, Drs. H. M.M. sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu periode 2015-2020.
Dalam sambutannya di acara penutupan Attoriyadi mengatakan "ini adalah amanah yang sangat berat bagi saya, sebenarnya masih banyak yang pantas untuk membawa Muhammadiyah ke depan, akan tetapi saya hanya bisa Sami'na Wa'atho'na ketika semua memberikan amanah ini kepada saya. saya butuh dukungan dan bantuan kepada senior khususnya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. Jangan sungkan tegur saya jika saya salah. mari kita majukan Muhammadiyah, jangan lari dari Muhammadiyah tapi Hidup-hidupilah Muhammadiyah."  (ADI)

PAWAI MUSDA MUHAMMADIYAH & AISIYAH PRINGSEWU




JP3-  Pringsewu(28/2/16), Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah dan Aisiyah Pringsewu di laksanakan di gedung dakwah Muhammadiyah Pringsewu Jl K.H Kholib (28/2). Sebelum acara ceremonial pembukaan Musda Muhammadiyah dilaksanakan pawai bertajuk Islami pun mengiringi kemeriahan acara Musda Muhammadiyah dan Aisiyah tahun ini.

Pawai yang terdiri dari pelajar Muhammadiyah dari SD,SMP, SMA/SMK serta mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan para dewan guru berjalan start dari pendopo Pringsewu sampai finish di arena Musda Muhammadiyah dan Aisiyah (Gedung Dakwah Muhammadiyah).

Tak hanya pelajar, mahasiswa dan dewan guru yang ikut andil dalam pawai tahun ini, Nampak pertunjukan Drum Band dari SD Muhammadiyah Pringsewu, SMP Muhammadiyah Pringsewu, SMA Muhammadiyah Pringsewu dan SMK Muhammadiyah Pringsewu juga memeriahkan pawai tersebut.(ADI)

Rabu, 10 Februari 2016

IMM STIE M PSW GELAR GEM PART 2


JP3-Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM)  STIE Muhammadiyah Pringsewu menyelenggarakan gebyar IMM (GeM) yang ke-2.

Gebyar tersebut diikuti oleh SMA/SMK se-Pringsewu dan sekitarnya. Gebyar diselenggarakan selama 3 hari, 9-11 Februari 2016 di kampus STIE Pringsewu. Cabang perlombaan diantaranya lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), story telling, Lomba Cerdas Cermat (LCC), kaligrafi, dan solo song. Acara gebyar tahun ini mendapat antusias yang besar dari peserta lomba dibandingkan tahun kemarin. Hambatan perlombaan yaitu terdapat sekolah yang tidak menghadiri gebyar tahun ini. Cabang perlombaan yang banyak diminati yaitu lomba solo song "karena anak muda zaman sekarang banyak yang mempunyai hobi bernyanyi" ujar Gusti Adi Pranoto selaku panitia. Cabang perlombaan tersebut mencapai 34 peserta.(emje/nurul)